Begini Cara Kulkas Bekerja

Ingin tahu lebih jauh tentang komponen kulkas dan perawatannya?

Kulkas memiliki prinsip kerja yang kurang-lebih sama dengan AC (baca juga: Mengetahui Bagaimana AC Bekerja). Fungsinya untuk kehidupan rumah tangga pun sama penting dan krusialnya dengan AC. Dalam hal ini kulkas bahkan bisa dikatakan bekerja lebih keras. Selain suhu yang dibutuhkan lebih dingin dari AC (karena ditujukan untuk menjaga bahan-bahan makanan tetap segar), kulkas biasanya dibiarkan menyala selama 24 jam tanpa henti setiap harinya selama berbulan-bulan.

Dikarenakan beban kerjanya yang berat, kulkas butuh maintenance rutin agar tidak cepat rusak. Beberapa kondisi kerusakan/perawatan membutuhkan campur tangan Tukang kulkas yang tepat, tapi ada juga yang bisa anda tangani sendiri. Dengan memahami lebih jauh tentang cara kulkas bekerja, anda bisa menilai kapan anda membutuhkan jasa Tukang kulkas, dan kapan anda bisa mencoba untuk melakukan perbaikan/maintenance kulkas anda sendiri.

3 Bagian Dalam Kulkas :

Bagian dalam kulkas : Freezer, Refrigerator, dan Chiller - gambar diambil dari sharpusa.com Bagian dalam kulkas : Freezer, Refrigerator, dan Chiller - gambar diambil dari sharpusa.com[/caption]
  • Refrigerator : Merupakan bagian dalam kulkas secara keseluruhan yang terdiri dari rak-rak, baik di daun pintu dan bagian utama. Suhu di bagian refrigerator cukup dingin (di bawah 5° Celcius) untuk mematikan mikroba, namun tidak sampai membekukan bahan makanan.
  • Chiller : Sebenarnya masih merupakan bagian dari refrigerator, namun struktur penyimpanannya yang biasanya berbentuk laci memungkinkan suhu di dalamnya menjadi lebih dingin dari suhu refrigerator, sehingga sangat baik untuk menyimpan bahan makanan segar seperti sayur dan buah.
  • Freezer : Biasanya dipisahkan dari refrigerator karena berfungsi untuk mengelola suhu jauh lebih dingin (mencapai 0° Celcius atau kurang dari itu) dibanding bagian kulkas lainnya. Freezer berfungsi untuk membekukan, itulah mengapa cocok untuk menyimpan es batu atau bahan makanan lainnya yang harus dibekukan untuk menjaga kesegarannya (contoh : daging dan ikan).

Komponen Kulkas :

  • Kompresor : berfungsi memompa bahan pendingin (refrigerant) ke seluruh bagian kulkas.
  • Kondensor : mengubah bahan pendingin (refrigerant) dari bentuk gas menjadi cair (dan sebaliknya)
  • Filter : menyaring benda-benda asing (kotoran, debu) yang mungkin terbawa dalam proses pendinginan
  • Evaporator : menyerap panas dari benda yang dimasukkan ke dalam lemari es dan mendinginkannya
  • Thermostat : berfungsi memantau suhu kulkas untuk mengatur kerja kompresor agar menggunakan daya listrik seperlunya untuk mencapai suhu yang diinginkan.
  • Heater : mencairkan bunga es/tumpukan es di evaporator, biasanya ada pada kulkas-kulkas modern yang memiliki fungsi defrost otomatis
  • Fan Motor : berfungsi mengembuskan udara dingin dari evaporator dan mendorong udara dari kompresor dan kondensor
  • Bahan pendingin (refrigerant) : zat yang mudah berubah dari gas menjadi cair dan sebaliknya, berfungsi untuk mendinginkan. Ada berbagai jenis refrigerant dengan sifat yang berbeda-beda.

Cara Kulkas Bekerja :

[caption id="attachment_1197" align="aligncenter" width="250"]Komponen Kulkas dan Fungsinya - gambar diambil dari researchtopic.wikispaces.com Komponen Kulkas Dilihat dari samping - gambar diambil dari researchtopic.wikispaces.com[/caption]

Pada dasarnya, kulkas menggunakan prinsip kerja hukum fisika Termodinamika II, yaitu teori tentang perpindahan kalor. Dikatakan, kalor akan berpindah sendirinya dari lingkungan bersuhu tinggi menuju lingkungan bersuhu rendah, dan begitulah evaporator pada kulkas bekerja. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah urutan kerja siklus pendinginan pada kulkas :

  1. Kompresor mengisap bahan pendingin (refrigerant) dari evaporator.
  2. Kompresor memampatkan bahan pendingin tersebut menjadi gas bertekanan tinggi, kemudian mendorong gas refrigerant bertekanan tinggi tersebut menuju kondensor yang berada di luar kulkas.
  3. Di dalam kondensor, gas refrigerant berkondensasi karena aliran udara dari luar kulkas membuatnya menjadi dingin (menggunakan Hukum Termodinamika II). Suhu yang dingin mengubah refrigerant menjadi titik-titik air bertekanan tinggi.
  4. Refrigerant cair bertekanan tinggi tersebut dialirkan melewati filter untuk menyaring kotoran yang terbawa di dalam proses.
  5. Refrigerant cair masuk ke pipa kapiler yang tipis dan panjang, sehingga tekanannya pun berubah rendah.
  6. Refrigerant cair masuk ke dalam evaporator dan berubah menjadi gas kembali. Pada proses ini pula refrigerant berfungsi untuk menyerap udara panas dari dalam kulkas, sehingga bagian dalam kulkas menjadi dingin.
  7. Berulang ke langkah 1

Proses di atas menjelaskan mengapa bagian belakang kulkas terasa lebih panas, hal itu dikarenakan aliran gas refrigerant bertekanan tinggi yang menyerap udara dingin di sekitar kulkas, sehingga udara di sekitarnya menjadi lebih panas dari biasanya.

Cara Merawat Komponen Kulkas :

Berikut tips agar kulkas anda awet dan tahan lama :

  • Jangan memasukkan bahan makanan yang masih panas ke dalam kulkas. Hal ini dapat menaikkan suhu kulkas yang sudah dingin, sehingga thermostat akan mengindikasikan kompresor untuk bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Hal ini juga dapat menyebabkan kulkas mengonsumsi daya listrik lebih dari yang biasanya. Sebaiknya, biarkan dulu makanan yang baru matang/masih panas agar turun suhunya menjadi normal sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.
  • Jangan biarkan kulkas anda kosong. Jika anda jarang memasak, setidaknya, tempatkanlah wadah berisi air putih atau kaleng minuman ringan di dalamnya. Keberadaan bahan makanan dingin membantu kulkas untuk menjaga suhu dan menormalkan suhu kembali menjadi dingin setelah kulkas dibuka/jika terjadi mati listrik.
  • Pastikan kulkas dalam keadaan tertutup. Kulkas yang menyala dalam keadaan terbuka dapat menyebabkan pemborosan energi listrik, komponen-komponen kulkas pun harus bekerja lebih keras dari yang seharusnya karena suhu yang diinginkan lebih sulit dicapai dari biasanya. Periksa juga karet pada sisi-sisi pintu. Pelapis karet pintu pada kulkas lama umumnya sudah aus dan pintu kulkas pun mudah terbuka sendiri, sehingga butuh penanganan lebih lanjut.
  • Jika mati listrik dan kulkas anda tidak dilengkapi dengan fitur penyimpan dingin (seperti kulkas-kulkas produk beberapa brand terkenal), cukup biarkan kulkas dalam keadaan tertutup. Kulkas yang tertutup dapat menyimpan dingin selama 48 jam (jika kulkas dalam keadaan penuh).
  • Paling tidak sekali setahun, bersihkanlah debu-debu dari kumparan/koil kondensor yang berada di bagian belakang kulkas. Kondensor yang berdebu dapat mengurangi kinerja kulkas.
  • Gunakan fitur defrost untuk mencairkan bunga es yang membandel. Jika kulkas anda tidak dilengkapi fitur tersebut, biarkan kulkas mati dan kosong dalam keadaan terbuka sampai semua bunga es mencair. Bersihkan, kemudian baru gunakan kembali.
  • Jangan membersihkan bunga es secara paksa dengan terburu-buru menghancurkannya. Hal ini berisiko merusak bagian penting kulkas dan mengganggu kinerjanya.

Bagaimana Jika Kulkas Rusak?

Anda bisa menggunakan aplikasi mobile Klik Tukang untuk mencari dan menyewa jasa servis Tukang kulkas yang terpercaya. Untuk maintenance (perawatan), instalasi (pemasangan), dan servis reparasi (perbaikan) kulkas, Klik Tukang bisa bereskan. Klik Tukang juga melayani jasa pemasangan/perawatan/reparasi untuk AC, instalasi pipa air, instalasi listrik, kunci, dan alat elektronik rumah tangga lainnya (mesin cuci, microwave, dan lain-lain). Aplikasi mobile Klik Tukang sudah bisa anda dapatkan di Google Play dan App Store.

Klik Tukang : Klik Sini, Klik Sana, Beres Semua!

SaveSaveSaveSaveSave